EFEKTIVITAS MEDIA EDUKASI NUTRISI BERBASIS PANGAN LOKAL TERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DAN PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAUH KAMBAR
Keywords:
Nutrition Education, Local Food, Iron Tablets, Anemia, Pregnant WomenAbstract
Anemia among pregnant women remains a significant public health problem that may negatively affect both maternal and fetal health. One of the main causes of anemia during pregnancy is iron deficiency, which is influenced by low adherence to Iron Tablet (TTD) consumption and inadequate understanding of nutritional requirements during pregnancy. Improving maternal knowledge through health education is essential to encourage behavioral changes in preventing anemia. This study aimed to determine the effectiveness of local food-based nutrition education media on Iron Tablet consumption adherence and anemia prevention among pregnant women in the working area of Pauh Kambar Primary Health Care Center. This study employed a quantitative method with a quasi-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. The study population consisted of all pregnant women in the working area of Pauh Kambar Primary Health Care Center, with a sample of 35 respondents selected using a purposive sampling technique. Data were collected using questionnaires measuring Iron Tablet consumption adherence and hemoglobin level examinations before and after the intervention using local food-based nutrition education media. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with statistical tests at a significance level of α = 0.05. The results showed an increase in Iron Tablet consumption adherence after receiving local food-based nutrition education. Furthermore, an improvement in anemia status was observed, indicated by increased hemoglobin levels among pregnant women after the intervention. Statistical analysis demonstrated a significant effect of local food-based nutrition education media on Iron Tablet consumption adherence and anemia prevention among pregnant women (p < 0.05). It can be concluded that local food-based nutrition education media is effective as a health education strategy to improve Iron Tablet consumption adherence and support anemia prevention among pregnant women.
Keywords: Nutrition Education, Local Food, Iron Tablets, Anemia, Pregnant Women
References
Aini, N., Rahmawati, F., & Lestari, D. (2021). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan anemia. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 6(2), 85–92.
Aisah, S., Sahar, J., & Hastono, S. P. (2020). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(3), 145–153.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. (2023). Profil kesehatan Provinsi Sumatera Barat tahun 2023. Padang: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur (WUS). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi ibu hamil. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Rahmawati, R., & Sari, M. (2022). Edukasi kesehatan terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil dalam pencegahan anemia. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(2), 120–128.
Rahmawati, D., Lestari, P., & Wulandari, R. (2023). Pengaruh media edukasi berbasis booklet terhadap peningkatan pengetahuan nutrisi ibu hamil dalam pencegahan anemia. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(1), 35–43.
Sari, D. P., & Lestari, W. (2021). Pendidikan kesehatan terhadap perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(2), 101–109.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
World Health Organization. (2023). Anaemia in women and children. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2023). Guideline on haemoglobin cutoffs to define anaemia in individuals and populations. Geneva: World Health Organization.







