HUBUNGAN BEBAN CAREGIVER DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN SKIZOFRENIA
Keywords:
caregiver, kecemasan, skizofreniaAbstract
Skizofrenia merupakan salah satu gangguan mental kronis yang tidak hanya memengaruhi individu yang mengalaminya, tetapi juga memberikan dampak besar terhadap keluarga, baik secara fisik, emosional, sosial, maupun ekonomi. Keterlibatan keluarga sebagai caregiver dalam merawat pasien sering menimbulkan tekanan psikologis akibat tanggung jawab perawatan jangka panjang yang dapat memicu timbulnya kecemasan dan menurunkan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban caregiver dengan tingkat kecemasan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia di Puskesmas Padusunan Kota Pariaman. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian meliputi seluruh keluarga yang merawat pasien skizofrenia di wilayah tersebut, dengan total sampel sebanyak 59 responden yang diambil melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Zarit Burden Interview (ZBI) untuk mengukur beban caregiver dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk menilai tingkat kecemasan keluarga. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki beban sedang (47,5%) dan mengalami kecemasan ringan (64,4%). Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan signifikan antara beban caregiver dan tingkat kecemasan keluarga. Dengan demikian, semakin tinggi beban perawatan yang dirasakan, semakin besar pula tingkat kecemasan keluarga. Caregiver dianjurkan untuk memperkuat dukungan sosial, membagi tanggung jawab perawatan, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta memperhatikan kondisi psikologis melalui konseling atau kelompok pendukung agar kecemasan dapat terkontrol dengan baik.
References
Awad, A.G. and Voruganti, L.N.P. (2018) “The burden of schizophrenia on caregivers: A review,” Pharmacoeconomics, 36(1), pp. 5–13.
Dinas Kesehatan Kota Pariaman (2025) Data Kasus Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Pariaman Tahun 2025. Pariaman: Dinas Kesehatan Kota Pariaman.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat (2023) Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023. Padang: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
Febriani, D., Sari, N. and Rahmadani, Y. (2022) “Kecemasan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia di Kota Padang,” Jurnal Kesehatan Jiwa Komunitas, 5(2), pp. 88–96.
Fitriani, S., Hidayat, R. and Andini, F. (2020) “Kecemasan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia di rumah: Studi deskriptif di Kota Padang,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 14(2), pp. 85–92.
Hashemi, S.S., Haj Seyed Javadi, H. and Zamir, F. (2021) “The effects of psychoeducation on family caregivers’ anxiety in schizophrenia: A quasi-experimental study,” Iranian Journal of Psychiatry and Behavioral Sciences, 15(3), p. e110045.
Hidayati, N. and Lestari, W. (2023) “Beban perawatan dan tingkat kecemasan caregiver pasien skizofrenia di rumah sakit jiwa,” Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(1), pp. 23–31.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2022) Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lazarus, R.S. and Folkman, S. (2021) Transactional model of stress and coping: Foundations and applications. New York: Springer Publishing.
Lazarus, R.S. and Folkman, S. (2022) Stress, appraisal, and coping (Edisi diperbarui). New York: Springer Publishing.
Lestari, E. and Pramono, D. (2021) “Tingkat kecemasan caregiver pasien skizofrenia di RS Jiwa Surakarta,” Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Indonesia, 12(1), pp. 45–52.
Ningsih, T. and Arifin, R. (2021) “Hubungan beban caregiver dengan tingkat kecemasan keluarga pasien skizofrenia di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang,” Jurnal Keperawatan Jiwa dan Kesehatan Mental, 4(2), pp. 73–81.
Papastavrou, E., Charalambous, A. and Tsangari, H. (2021) “Caregiver stress model revisited: Determinants of burden and psychological distress among informal caregivers,” Aging & Mental Health, 25(6), pp. 1091–1100.
Pearlin, L.I. et al. (2020) “Caregiver stress process model: Conceptual framework and implications for intervention,” The Gerontologist, 60(2), pp. 201–209.
Putri, A.D., Wulandari, F. and Prasetyo, H. (2022) “Korelasi beban caregiver dengan kecemasan keluarga pasien skizofrenia di Kota Bandung,” Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 7(1), pp. 56–64.
Rahmawati, A. and Utami, S. (2021) “Tingkat beban caregiver pasien skizofrenia di Yogyakarta,” Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 14(3), pp. 211–220.
Rohman, A. and Indriani, N. (2022) “Hubungan beban keluarga dengan tingkat stres pada caregiver pasien gangguan jiwa di RSJ Menur Surabaya,” Jurnal Kesehatan Jiwa dan Keperawatan, 3(1), pp. 27–34.
Siregar, M., Lubis, N. and Simanjuntak, D. (2022) “Beban keluarga dalam merawat pasien skizofrenia di Medan,” Jurnal Kesehatan Mental dan Psikososial, 3(2), pp. 101–108.
Suharsono, A., Faidah, F. and Hanafi, Y. (2023) “Efektivitas psikoedukasi keluarga terhadap penurunan beban dan peningkatan kualitas hidup caregiver pasien skizofrenia,” Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 16(1), pp. 33–41.
Tessier, A., Prouteau, A. and Meunier, C. (2023) “Family psychoeducation and emotional distress in schizophrenia caregivers: A randomized controlled trial,” BMC Psychiatry, 23(1), p. 72.
World Health Organization (2022) Schizophrenia: Key Facts. Geneva: World Health Organization.
Zarit, S.H. (2020) Zarit Burden Interview Manual (ZBI-12). Pennsylvania: Pennsylvania State University Press.
Zarit, S.H., Reever, K.E. and Bach-Peterson, J. (2021) “Relatives of the impaired elderly: Correlates of feelings of burden,” The Gerontologist, 61(3), pp. 345–352.







