PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 2 PARIAMAN

Authors

  • NOFRI ZAYANI STIKes Piala Sakti Pariaman
  • ATIKA PRADANA YUNTARISA STIKes Piala Sakti Pariaman
  • AMANDA PUTRI STIKes Piala Sakti Pariaman

Keywords:

Personal hygiene, Menstruasi, Promosi Kesehatan

Abstract

Kebersihan pribadi selama menstruasi mencakup berbagai tindakan atau upaya yang ditujukan untuk menjaga dan merawat tubuh serta organ reproduksi perempuan. Remaja terutama rentan mengalami masalah kesehatan reproduksi akibat kurangnya pengetahuan mengenai kebersihan menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak promosi kesehatan terhadap pengetahuan remaja perempuan mengenai kebersihan pribadi selama menstruasi di SMKN 2 Pariaman. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasy eksperimental yang menerapkan model pretest-posttest pada satu kelompok. Penelitian dilaksanakan di SMKN 2 Pariaman dengan metode pengambilan sampel random sampling yang melibatkan seluruh 74 orang siswa perempuan. Pengumpulan data melalui kuisioner dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Uji statistik yang digunakan yaitu Wilcoxon range test taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi terdapat 49% responden memiliki pengetahuan yang kurang, 45% memiliki pengetahuan yang cukup, dan tidak ada yang memiliki pengetahuan baik. Setelah promosi kesehatan terdapat 64% responden menunjukkan pengetahuan yang baik dan 36% menunjukkan pengetahuan yang cukup. Kesimpulannnya, pendidikan kesehatan memiliki dampak positif meningkatkan pengetahuan siswa tentang personal hygiene saat menstruasi di SMKN 2 Pariaman (p-value = 0.000). Rekomendasinya, diharapkan siswa dapat selalu menjaga personal hygine diri terutama pada saat menstruasi.

References

Agra. 2016. Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi SMA Negeri 1 Sungguminasa tahun 2016. UIN Alauddin Makassar.

Alifiyah. Karateristik Pasien Infeksii Saluran Kemih Dirumah Sakit Umum Lasinrang Kabupaten Pinrang Profinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2019, 2020.

Ayu, W. D. (2022). Pengawasan dalam keperawatan. Cirebon-Jawa Barat Indonesia: Rumah Pustaka

Azizah, N. , dan Widiawati, I. (2015). Ciri-ciri Remaja Perempuan yang Mengalami Keputihan di SMK Muhammadiyah Kudus. Januari.

Azmi Fauziah, N., Srisantryorini, T., Andriyani, & Romdhona, N. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap dengan personal hygiene saat menstruasi pada Santriwati di MTs Pondok Pesantren “X” Kota Tangerang Selatan. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 2(1), 81–88.

Hendarki, N. (2020) “Pelayanan Kesehatan Pasien Rawat Inap di Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Tenayan Raya,” hal. 99.

https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/

download/pusdatin/infod

tin/infodatin- reproduksi-remaja.pdf

Hidayanti, Desi, And Riana Pascawati. 2021. “Rebusan Sirih Merah Mengurangi Fluor Albus Pada Remaja Putri.” Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung 13(1):246–53. Doi: 10.34011/Juriskesbdg.V13i1.19 19Irianto. 2015. Kesehatan Reproduksi. Bandung: Alfabeta.

Isro’in, Laily dan Sulistyo Andarmoyo. (2012). Kebersihan diri Konsep Proses Dan Penerapan Dalam Praktik Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Komariyah, L. , dan Mukhoirotin. (2018). Kemampuan pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pemahaman tentang kebersihan pribadi saat menstruasi. Jurnal Edunursing, 2(1), 24–34. Diambil dari

http://www. journal. unipdu. ac. id/index. php/edunursing/article/view/1257

Melina, Fitria. 2021. “Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Keputihan Di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta.” Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu 12(2):175– 86.

Nugraheni, D. Y. (2018). Dampak pendidikan kelompok sebaya terhadap kebiasaan kebersihan pribadi selama menstruasi di kalangan siswa perempuan di SMP Negeri 2 Dagangan Kabupaten Madiun. Jurnal Informasi dan Pemodelan Kimia, 53(9), 1689–1699. Diambil dari http://repository. stikesbhm. ac. id/ 113/1/5. Pdf

Pemiliana, P. D. (2019). Perilaku remaja putri dengan personal hygiene saat menstruasi di SMA

Etidlandia Medan tahun 2018.

Gaster, 17(1),62. https://doi.org/10.30787/gaster.v 17i1.341

Putra, A. D. P. , Rahardjo, M. , dan Joko, T. (2017). Kaitan antara Sanitasi Dasar dan Kebersihan Pribadi terhadap Terjadinya Diare pada Anak Balita di Daerah Kerja Puskesmas Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 422–429

Putra, D. M. , Juniarti, N. , dan Sari, S. P. (2018). Permintaan Komunitas Sekolah Terkait Alat Edukasi Untuk Meningkatkan Kebersihan Pribadi Anak Di SD Sukagalih. Jurnal Keperawatan Komprehensif. Vol. 4 No. 1.

Renata Anisa, Yustikasari, Y. dan Retasari Dewi (2022) “Program Promosi kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah di Kabupaten Cianjur,” J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 2(1), hal. 57–

Tersedia pada: https://doi.org/10.56799/jceki.v2 i1.1126.

Setianingsih, A. , dan Putri, N. A. (2017). Keterkaitan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku kebersihan pribadi saat menstruasi. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 5(4), 15–23.

https://doi. org/10. 33221/jikm. v5i4. 15

Sih Dan Maulina. 2019. Pemahaman Remaja Perempuan Mengenai Kebersihan Pribadi Organ Reproduksi. http://jim. unsyiah. ac. id/FKep/art icle/download/12213/5365 diakses 14 Oktober 2023 pukul 22. 00Sinaga dkk. 2017. Manajemen Kesehatan Menstruasi. Jakarta: Univ Muhamadiyah Jakarta.

Downloads

Published

2025-12-31